Hello,This is me!

Riz Altaf

Not everyone will understand ur journey It's Okay! You're here to live ur life Not to make everyone understand

Senin, 06 Oktober 2014

Menelusuri Hutan Mangrove dengan Perahu


Cukup bingung dengan tempat yang satu ini. Ada yang bilang tempat wisata ini punya dua pintu. Dan sepertinya yang aku datangi adalah tempat yang wajib naik perahu.

Awalnya start point berangkat dari Stikom Surabaya. Ada yang bilang kita cukup lewat jalan samping stikom lurus, namun karena FirstTime, kita melihat peta dari GoogleMap dan kalau petunjuk dari peta adanya yang di dekat Kampus UPN.

Mulai siang dan udara juga mulai panas, akhirnya kita memutuskan untuk mengikuti GoogleMap. Dari Stikom kita menuju ke UPN lurus hingga kita menemukan gapura dengan tulisan "Wisata Anyar Mangrove - Gunung Anyar Surabaya". Agak kikkuk, bingung benar tidak ini tempatnya?. Suasananya sepi, mungkin karena hari keja. Parkiran juga kosong, sepertinya kita pengunjung pertama.

-

Biaya naik perahu tiga orang Rp. 100.000, kita diantarkan menuju laut. Kok ke laut ya? Kita kan mau ke mangrovenya? sambil lihat gambar-gambar jalan kayu yang biasa buat foto-foto di google. Dapat informasi dari pemandunya, kita ke laut dulu nanti pulangnya ke Pos yang sesuai dengan foto. Akhirnya ngikut aja kata mereka.

Selama perjalanan dengan perahu, kiri dan kanan kita bisa melihat pemandangan hutan mangrove. Sejuk. Sampai di laut, istirahat sebentar sambil mencari kerang lalu kita menuju Pos yang tadi dibicarakan. Tapi entah kenapa, dengan alasan perahu tidak bisa bersandar kita tidak jadi turun di pos. Ada yang aneh dengan skenarionya :)

Pemandunyapun diajak ngomong gak nyambung. Tanya apa, dijawab apa. Sempat kesal juga sebenarnya, tapi yaudalah buat pengalaman aja. Jadi liburan kali ini intinya hanya menelusuri hutan mangrove dengan perahu :)


-

-
-

Semua artikel di blog ini hanyalah untuk berbagi. Mohon maaf jika ada salah dalam penulisan kata. Kritik dan saran sangat diterima, silakan meninggalkan komentar. Semoga bermanfaat. Terima kasih

0 comments:

Posting Komentar